5 Hal Yang Mungkin Belum Kamu Ketahui Tentang Pulau Pramuka & Kepulauan Seribu

Siapa yang tak kenal Pulau Seribu di Jakarta? At least mungkin 80% lebih warga Jakarta atau JABODETABEK kenal dan tau apa itu, dimana Pulau Seribu berada.
Tempat wisata yang cukup mumpuni untuk sekedar menebas rasa bosan dan penat akibat meeting yang selalu menganggu jiwa, omelan orang sekitar karena belum dapat kerja, atau pertanyaan: Kapan Kawin dari berbagai pihak. Hmm… Bukan, bukan curhat kok. I’m already married anyway.

Mulai dari Pulau Pramuka tempat sebagian besar pserta liburan berlabuh, Pulau Tidung, Panggang, Semak Daun, Harimau, Air, Harapan, Putri, duh, banyak lah. Ada seribu bos. Nanti saja coba liat info di situs DKI Jakarta kalau penasaran apakah benar jumlah pulau di kepulauan seribu ini berjumlah 1.000, hehehehe.

Berkali-kali juga gw merapat ke bibir pantai beberapa pulau di daerah sini. Tapi, saat kemarin berkunjung untuk kesekian kalinya, dan mendapatkan waktu untuk mengobrol dengan orang pulau (begitu aku menyebutnya) ada beberapa hal tentang kepulauan seribu yang mungkin kalian juga belum mengetahuinya.

Disclaimer: Ini semua adalah informasi yang didapat dari Pak Nardi, Warga asli Pulau.
1. Masyarakat Pulau Cenderung memiliki pernikahan yang awet

weddings-1257-3
Source: tourismcookisland.com

Mungkin sebagian masyarakat kota besar seperti Jakarta, perceraian adalah hal yang sudah mulai tabu. Tak terhitung berapa episode sudah talk show gosip lokal dan mancanegara membahas soal perceraian artis ini, artis itu.

Tapi, bagi orang kepulauan seribu, pernikahan hanya terjadi sekali seumur hidup (Sebagian besar dari kita pun percaya akan hal ini). “Banyak mas, yang udah tua-tua, kalaupun ada yang meninggal duluan biasanya kebanyakan dari mereka gak mau nikah lagi, memang begini kebiasaan orang pulau,” Pak Nardi menghisap rokoknya sambil melambaikan tangan ke arah kapal temannya.

2. Pulau Wisata pertama: Pulau Kotok

weekend-tribe-edomurtadha-social-media
Sebelum banyak pulau yang terkenal di perairan kepulauan seribu, Wisata Pulau Kotok adalah satu-satunya pulau wisata yang ada di kepulauan seribu. “Dulu sih cuma itu mas, bahkan pernah dijadikan tempat syutingnya Sussana yang legendaris itu, hahahaha,” Tambah bapak beranak 4 ini.

3. Pulau terpadat Penduduknya: Pulau Panggang

giphy
Gw berdoa i’m not the only one yang dari dulu menganggap kalau Pulau Pramuka adalah pulau terpadat. Ternyata Pulau Panggang adalah pulau terpadat penduduknya di antara pulau-pulau lainnya. “Bisa dibilang, itu pulau pertama yang dihuni lah mas, saya juga asli situ. Ketemu sama istri malah bukan di pulau, tapi di pasar, di Jakarta waktu nganterin ikan,” jelas bapak yang mengaku sudah sering nganter artis ini, hahahaha.

4. Wisata Pulau Seribu terkenal sekitar 2007-an

giphy (1)
“Awalnya mungkin karena artis-artis kali ya mas. Saya inget, dulu ada Barry Prima (Yang gak tau ini siapa, kalian masih muda nak, hehehehe). Nah kemungkinan sih dia ngajak juga teman-temannya, dulu masih sepi banget mas. Mungkin dari artis itulah informasinya kesebar mas, jadi serame ini. Kalo gak salah sih tahun 2007-an itu mas,” jelasnya sambil minum teh panas langsung dari gelas. Yaiyalah, dari gelas. Hmmm….
Menurutnya juga, tahun 2007-an itu wisata kepulauan seribu bisa rame bahkan setiap hari. Sampai-sampai sering kehabisan kapal untuk mengantar tamu, bahkan sudah banyak kapal yang tidak lagi menangkap ikan, karena mengantar orang lebih menghasilkan.
“Awalnya kan pulau panggang tuh mas, nah mulailah dibuka Pulau Pramuka, baru deh setahun berjalan, Tidung juga dikomersialkan, nyusul deh Pulau Harapan, dan pulau lainnya. Pokoknya kalo dulu, bisa setiap hari rame mas, gak kenal weekend. Sekarang-sekarang ini yang ramenya cuma weekend, mungkin juga udah mulai bosen kali ya,” curhatnya.

5. Makanan khas Saat Idul Fitri: Kima

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Jika di banyak tempat Opor Ayam dan ketupat adalah makanan khas saat lebaran, atau mungkin makanan khas masing-masing daerah, tak beda dengan di kepulauan seribu Jakarta. Mereka juga mempunyai makanan khas, yang memang gak jauh-jauh dari laut: Kima.
Nah Kima ini awalnya gw pikir adlaahsejenis tumbuhan, karena pertama kali diperlihatkan, bentuknya sepeti lumut yang berada di atas bebatuan di dalam laut. Ternyata Kima adalh sejenis binatang. “Ngambilnya juga susah mas, harus pakai palu dan ada caranya sendiri untuk memisahkannya dari batu. Ya ibarat kata, kalau lebaran gak ada Kima, Lebarannya gak dateng ke Pulau, hehehehehe,” candanya.

Baca apa itu Kima lebih jauh di sini.

Banyak sebenarnya cerita yang sempat gw keruk dari Bapak asli pulau ini. Seperti misalnya, ia sengaja membawa istrinya melaut padahal saat itu mereka baru menikah sekitar satu mingguan. Hanya karena ia ingin memberi tahu bagaimana susahnya melaut dan mencari nafkah di laut.

Bahkan sang istripun jadi paham bagaimana caranya mencari ikan, ikut menarik jala, menyortir ikan, dan lainnya.

Belum lagi tentang kepercayaannya akan keajaiban lautan (Gw percaya juga akan hal ini), menurutnya yang dengan cepat gw iya-in laut itu memiliki daya magis tersendiri, untuk mereka yang menjadikan lautan sebagai pelarian, laut berhasil mencampakkan semua hal dan menjernihkan pikiran. Semua masalah yang kita bawa dari Ibu Kota, pekerjaan, hubungan pribadi, keuangaan, dan hal-hal kecil penimbul stres yang berkepanjangan seakan hilang ditelan ombak, musnah di hantam angin laut, sirna disiram cahaya mataharinya.

Jadi ingat kata-kata kakek: Kalau udah ngerasa badan gak enak, kalau bisa langsung ke laut, berendam di laut, berdoa kepada Tuhan. Karena laut kan datangnya dari Tuhan, Insya Allah sembuh.

Bukan hanya keindahan bawah laut dan berbagai sensasi lautan yang membuat gw jatuh cinta dengan laut, tapi… entahlah, setiap hembusan anginnya, riak ombaknya, manusia yang gw temui di sana, semuanya. Membuatku jatuh cinta.

Jakarta, 26 April 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s